Wednesday, 4 March 2015

Ada Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita memilih Berlibur Ala Backpacker


Tetap bisa berlibur walau harus menggunakan konsep ala Backpacker-an kenapa tidak he... walau kita g bisa kesemua tempat dengan budged minim bukan berarti kita gak bisa bersenang – senang, justru dengan cara ini kita akan dapat banyak pengalaman seru serta jauh menantang dan yang pasti gak akan terlupakan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Barang – barang yang Perlu di bawa
Pakaian Pribadi
Semua orang yang ingin bepergian tidak mungkin lupa untuk menyiapkan pakaian. Meskipun terkesan sepele, namun ada yang perlu diperhatikan, yakni cuaca tempat liburan kita nanti.

Pakaian atau Baju atasan : kalau berpergian di daerah pantai atau tropis cukup bawa pakaian yang ringan dan nyaman berbahan kaos lebih penting. Silahkan dihitung waktu berpergian. Saya biasanya untuk 1 hari 2 baju. Kombinasi pakai kaos, teng top dengan cardigan, atau t-shirt lengan pendek. Saya rasa cukup praktis. Bawa lah pakaian yang sesuai dengan cuaca di sana. Misal jaket atau sweater untuk di daerah pegunungan wajib untuk dibawa.

Celana atau rok : Saya pilih bahan paling nyaman untuk berjalan, saya lebih nyaman dengan celana panjang Jumlahnya biasanya 1 celana jeans bisa untuk 2. (Triknya… biasanya jika sudah saya pakai hari ini besok saya pakai celana/rok yang lain, besok nya boleh pakai yang kemaren sudah dipakai jadi kalau untuk dokumentasi bisa tetap ok )

Untuk yang berjilbab : Cari bahan yang nyaman buat dipake, sesuaikan dengan warna pakaian yang dibawa (walaupun backpacker harus tetep gaya dunx) Upayakan bawa jilbab yang gampang dipake atau jilbab yang seperti mukenah, kalau mau lebih ringkes bawalah beberapa pakaian dengan warna yang senada dengan jilbab jadi bawa 1 jilbab warna untuk beberapa pakaian senada
Kaus Kaki : buat saya ini wajib karena kadang berjalan backpacker di teriknya hari atau dinginnya cuaca akan sangat menolong sekali. Saya biasanya bawa 2 pasang 1 yang tebal dan 1 yang tipis

Underwear : Ini yang suka ketinggalan padahal ini paling penting. Walaupun backpacker harus tetep nyaman dan bersih. (Khusus cewek :  Gunakan pentiliner untuk menghemat dan menjaga kebersihan dan kesegaran)
Sarung / kain pantai : Yakinlah ini sangat berfungsi sekali sebagai selimut, handuk emergency, alas duduk, baju emergency, sajadah dan lain-lain.

Siapkan Sepatu / Sandal : Sebaiknya ketika bepergian siapkan maksimum dua pasang sepatu atau sendal yang dapat digunakan dan tentunya nyaman untuk jalan sehari – hari, seperti sepasang sendal jepit, dan sepasang sepatu bila diperlukan. Sekedar tips jika bisa pakai sepatu selama berangkat dan pulang sehingga kalian mempunyai tempat ekstra di dalam tas ransel.

2. Obat-obatan pribadi
Ini merupakan faktor terpenting yang akan menentukan liburan berjalan lancar atau sebaliknya. Tentu kalian akan merasa tidak nyaman pergi berlibur dengan kondisi kesehatan yang tidak mendukung, maka dari itu pastikan kesehatan anda terjaga dengan istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan sehat dan vitamin.

Penting juga membawa selalu obat – obatan di dalam tas untuk berjaga – jaga.
Biasakan kita jangan menyusahkan orang lain saat kita berpergian, buat kamu yang punya penyakit khusus silahkan bawa obat-obatan pribadi. Obat-obat pribadi yang saya bawa biasanya :
-  Syirup masuk angin yang sachet
-  Minyak kayu putih/fresh care/balsem atau sejenisnya
-  Paracetamol/ Obat sakit kepala
-  Salep nyeri-nyeri otot/pegal
-  Betadine
-  Hansa plas
-  Tetes mata  
- Anti mabuk saat kondisi khusus hal ini bisa saja diperlukan walaupun saya jarang minum obat ini tetapi untuk berjaga – jaga hal ini pasti lebih baik.
Semua yang dikemas dalam ukuran kecil biar praktis dan di packing pada dompet kecil yang praktis dimasukkan dalam tas yang mudah dijangkau

3. Peralatan Ibadah
Walaupun backpacker ibadah jangan lupa, untuk cewek bawa mukenah yang praktis dan ringan. Sekarang ini ada mukenah dari bahan parasut yang kalau dilipat cuma sebesar genggaman tangan.

4. Gadget dan kawan-kawannya
Jangan lupa untuk bawa gadget gak boleh ketinggalan, mengisi penuh Baterai untuk persiapan berangkat, hal ini sangat penting buat saya untuk merekam jejek dimanapun saya berada :D. Penting Lohhh buat mengabadikan foto karena sebuah perjalanan kalau tidak ada foto seperti belum lengkap, karena sebuah foto menurut saya bisa bercerita.

Apa saja yang harus dibawa.
- Handphone atau telepon genggam : ini kayaknya buat orang sekarang udah seperti separuh nyawa. Lebih baik ga bawa dompet dari pada ga bawa HP.
- Jangan lupa charge gadget kalian seperti smartphone, tablet, laptop dan lainnya. Tidak  ketinggalan power bank yang bisa menjadi penyelamat baterai lowbatt pun wajib diisi sebelum bepergian
- Camera : ini paling penting buat mengabadikan foto
- Jangan lupa bawa charger nya sekalian kalau ada power bank lebih bagus
- Buat yang punya gadget segambreng (kamera, tab, hp, handycam, dll) bawa lah kabel sambung untuk arus listrik biasanya hotel hanya menyediakan 1 sumber api. kalau bawa banyak kan bisa nge cash gadget banyak

5. Peralatan Kegantengan dan Kecantikan
Siapkan mulai dari sikat gigi, pasta gigi, sabun, shampo shachet, pembersih wajah, pelembab, sisir, bedak, lip gloss, hand body,deodorant, dll yang dianggap perlu

6. Lain - lain
-  Anti nyamuk, kita gak pernah tau dimana kita berada.
- Multivitamin, backpacker akan sangat menguras tenaga tapi jangan sampe gara-gara kecapean jalan-jalan yang sudah terbayangkan indah jadi gak menarik karena sakit
-  Payung : ini salah satu peralatan demi keamanan lebih baik sedia payung sebelum hujan.
-  Buku catatan kecil beserta pulpen : yakinlah ini akan sangat dibutuhkan
- Benang dan jarum jait : Gak ada yang tau, kejadian saat backpacker. bisa aja ada yang sobek sangat berguna untuk berjaga – jaga.
-  Tissu baik tisu basah maupun kering.
-  Hand hanitizer

Jika semua barang-barang sudah terkumpul, masukkan ke tas ransel, ransel lebih baik buat backpacker biar lebih ringkas.

Cara ngepack barang-barang juga ada tehniknya, semua yang bersifat kain digulung seperti bolu gulung biar tidak terlalu kusut trus diikat karet, kemudian dimasukkan ke dalam plastik supaya kalau kena hujan semua barang-barang tetap kering. Bagian bawah upayakan semua barang yang tidak untuk digunakan dalam waktu dekat, trus bagian atas yang paling sering diambil. kalau bisa semua barang-barang di dalam tas mudah diambil dan mudah di susun

Banyak hal yang bisa didapatkan saat liburan ala backpacker-an diantaranya :
1. Menemukan teman baru dengan hobi sama
Berlibur secara backpacker-an juga akan bertemu dengan orang-orang baru yang mungkin memiliki hobi yang sama dan bisa diajak untuk saling bertukar ilmu, misalnya hobi fotografi. Dengan begitu, banyak wawasan baru yang kita dapatkan terkait dengan hobi tersebut, yang mungkin belum pernah kamu dengan atau pelajari sebelumnya. Jangan jadikan momen liburan apapun namanya baik backpacker tidak hanya sekedar melepas kepenatan saja, tapi jadikan pula liburan sebagai waktu untuk memperluas jaringan dan bersosialisasi dengan banyak orang baru.

2. Lebih hemat
Pastinya sudah menjadi rahasia umum bahwa libur ala backpacker memang jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan agen travel. Jika menggunakan agen travel kamu hanya bisa pergi ke suatu kota dengan budget liburan yang kamu miliki, mungkin saja kamu bisa pergi ke beberapa kota atau negara dengan budget tersebut jika berlibur ala backpacker.

3. Melatih diri untuk lebih mandiri dan bisa beradaptasi
Ingin belajar untuk menjadi orang yang mandiri dan lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan, cara liburan ala backpacker ini bisa menjadi cara yang seru untuk membentuk diri kamu menjadi pribadi yang lebih mandiri. Saat muncul masalah dalam liburan, kita dituntut untuk mandiri dan bisa menyelesaikannya secara sendiri. Dengan begitu, tentunya kita akan terbiasa untuk menyesuaikan diri dengan segala kondisi yang terjadi, termasuk juga saat harus menghadapi perubahan besar dalam hidup.

4. Mengenal budaya baru
Hal yang paling membedakan antara orang yang bukan backpacker dengan seorang backpacker adalah tujuan berliburnya. Biasanya orang yang bukan backpacker lebih suka untuk berbelanja saat berlibur ke suatu kota atau negara. Sedangkan seorang backpacker lebih suka untuk mengeksplor tempat-tempat dan kebudayaan masyarakat dari kota atau negara yang mereka kunjungi.

Yup, jika kita berlibur ala backpacker, kita akan lebih bebas untuk mengeksplor dan mendokumentasikan budaya-budaya dari tempat yang kamu kunjungi. Dengan begitu, pastinya akan lebih banyak hal berharga dan menarik yang di bawa saat pulang berlibur, bukan barang belanjaan, melainkan ilmu dan wawasan baru tentang kota atau negara yang kamu kunjungi.

5. Cek Ulang Semua Booking
Setelah memesan tiket baik bis, kereta, hotel atau transportasi saat di tempat tujuan, cek ulang kembali semua konfirmasi booking untuk menghindari salah tanggal atau salah pemesanan tiket. Akan lebih baik bila bukti konfirmasi pemesanan di print kemudian fotokopi.

Jangan lupa utamakan keselamatan dan keamanan saat berlibur ya.. Selamat berlibur!

Tuesday, 10 February 2015

Menapaki Keindahan yang tersembunyi di Pegunungan Menoreh ( Embung Kleco - Grojogan Sewu )

Keinginan untuk explore wisata di daerah Kulon Progo memang sudah lama kita rencanakan keinginanku saat itu adalah menapakkan kaki di kebun teh, masih di Pegunungan yang sama hanya berbeda lokasi saja dan tujuan kami terlebih dahulu di Embung Kleco dan Air Terjun. Masih banyak tempat yang bagus dikunjungi seakan kita menapaki sebuah tempat yang tersembunyi dengan rute perjananan yang tidak mudah, akses menuju daerah sini belum lengkap sehingga masih perlu bertanya dengan warga setempat untuk dapat menemukan surga – surga alam yang tersembunyi di Pegunungan Menoreh.


Suasana daerah yang masih jauh dari kebisingan, suara burung, binatang jangking yang sangat keras di keheningan sangat nyaman terdengar seakan kembali ke pedesaan, jalan yang menanjak curam  membuat pengendara harus berhati – hati,  karena jalanan masih belum sempurna.

Tujuan pertama dari explore daerah Kulon Progo dengan slogan Kulon Progo the Jawel of Java pengen kita angkat disini. Pastikan dulu rute sudah di pelajari ke arah Samigaluh, rute pertama wisata yang paling dekat adalah Embung Kleco, pemandangan diatas sangat bagus seperti hamparan karpet hijau yang sangat luas dan perbukitan, retribusi disini juga masih gratis. Tak lupa untuk yang suka foto bisa mengambil foto dan hanya meninggalkan jejak saja, tetap jaga lingkungan jangan buang sampah sembarangan. Jangan rusak tempat yang masih alami dengan corat – coret.

Udara di atas bukit ini sangat dingin dan sejuk sekali, paling baik bila kita kembali ke alam untuk menyegarkan pikiran dan menghindari hiruk pikuk keramaian, karena sensasinya terbukti menenangkan pikiran. Tak lupa saat mengunjungi tempat ini ternyata ada patroli dari polisi setempat untuk menjaga hal – hal yang tidak diinginkan.. salut buat pak polisinya :D

Perjalanan berikutnya ke Grojogan Sewu

terletak di Dusun Beteng Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo Jogja. Jalan menuju ke tempat itu juga sudah diaspal, tetapi masih ada beberapa tempat yang jalannya sudah rusak, setelah turun hujan jalanan yang dicor semenpun menjadi licin maka harus berhati – hati demi keselamatan.  Jalan aspal menanjak sepanjang 7 km membuat beberapa sepeda motor pun tidak kuat menanjak. Hati – hati di tikungan beringin karena orang banyak mengangap di daerah ini  sebagai Trademark yang terkenal karena banyak memakan korban mesin yang busi – busi motornya bahkan ada yang meledak. Kita dapat memarkir kendaraan di rumah warga yang memang sudah disediakan dan retribusi ke air terjun ini masih seikhlasnya saja lho.


Di pegunungan itu perubahan cuaca tidak dapat diprediksi sehingga hujanpun hanya terjadi sebentar karena pergeseran angin. Akses dapat di tempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit dengan turunan yang lumayan panjang, tapi ada juga jalan yang datar sehingga tidak lelah diperjalanan, saat itu kami harus melepas alas kaki karena tanahnya sangat licin setelah tadi turun hujan hujan sehingga rawan terpeleset.

Menapaki setiap anak tangga yang masih asli karena tangganya juga masih tanah belum di cor sama sekali. Sekedar saran untuk yang mau ke sini dapat mempersiapkan mantel hujan, dan persiapan fisik untuk naik turun tanjakan dan dengan kondisi tersebut kita harus berpegangan di batang bambu yang masih dibuat secara sederhana, dan tidak lupa membawa bekal karena belum ada warung didaerah sana.

Hawa sejuk sangat terasa di tempat ini, gemercik air sudah terdengar di kejauhan yang menandakan cukup deras arus  air terjunnya. Ketinggian air terjun kurang lebih 40 meter  dengan air yang bertingkat – tingkat dengan dasar batu – batuan yang lumayan licin. sehingga kita harus memilih tempat paling pas buat menikmati keindahan air terjun ini. Objek wisata disini termasuk dalam konsep ekowisata yaitu : wisata yang mengandalkan keindahan dan keaslian alam.