Monday, 4 May 2015

Menikmati Pemandangan berselimut kabut di Pagi hari dari Tompak View - Samigaluh

Untuk saya hari sabtu dan minggu serta tanggal merah bisa dimanfaatkan untuk jalan – jalan. Beberapa kali gagal untuk wisata ke daerah Pegunungan, disaat rombongan sudah fix  berangkat ternyata kita di PHP oleh cuaca sehingga kita harus pasrah dan perjalanan ini sempat pending 3 kali  karena cuaca yang tidak memungkinkan. 

Tapi untungnya hari Minggu kemarin tgl 3 Mei 2015 cuaca bagus banget sangat cerah ceria, kita dari Wates menempuh perjalanan sekitar 45 menit. Berangkat Jam 07.00 wib dengan harapan masih bisa menyaksikan selimut kabut yang masih menutupi keindahan pemandangan dibawah, karena memang lokasi kami berada diketinggian kurang lebih 500 meter di atas permukaan laut. Seiring dengan munculnya mentari, kabut sedikit demi sedikit telah menghilang dan digantikan dengan Panorama pepohonan yang hijau dan sejuk.

Kalau dari arah Wates, saya lewat PPSJ (Pusat Penyelamatan Satwa Jogja) di desa Sendangsari Kecamatan Pengasih masih lurus terus ke Utara, kemudian akan melewati Pemandangan dengan pepohonan yang hijau di perjalanan. Kami berhenti sebentar di sebuah tempat bernama Tompak View karena menemukan tempat santai dipinggi jalan berupa 2 buah gazebo dari bambu yang sepertinya memang disiapkan untuk istirahat para pengendara sembari menikmati keindahan alam pegunungan menoreh.



Tompak View terletak di tompak, Giripurwo, Girimulyo, Kulon Progo, DIY. Pemandangan di Tompak View berupa perbukitan menoreh dengan kondisi masih tertutup kabut dengan permadani hijau dari pepohonan yang membentang karena memang kami sengaja datang hanya untuk bisa menikmati pemandangan tanpa banyak pengunjung yang akan sedikit mengurangi kenyamanan, karena kalau datang di siang hari sudah banyak pendatang yang akan berebut tempat hanya untuk mengabadikan view tersebut. Untuk mengetahui destinasi kami selanjutnya ikuti postingan saya berikutnya ya :D


Friday, 1 May 2015

Curuq Kedung Pedut

Wisata Kulonprogo sudah mulai bergeliak untuk mengenalkan namanya di masyarakat lokal maupun nasional, salah satunya adalah Wisata alam Kedung Pedut Samigaluh. Lebih tepatnya di dusun kembang, desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, kabupaten Kulonprogo.


Untuk mengunjungi daerah ini di sarankan pada pagi hari karena airnya masih jernih dan keunikan yang menggambarkan betapa jernih dan birunya kedung tersebut. Wisata air terjun ini kita akan bertemu dengan air terjun pertama yang lokasinya tidak jauh dari tempat parkir, karena kami datang kelokasi ini tgl 19 April 2015. Cuaca masih sangat dingin dikarenakan hari Sabtu kemarin wilayah sini turun hujan seharian sehingga pagi harinya masih sepi dan berkabut. Oya tak lupa dengan curah hujan semalam menjadikan air terjunnya tidak berwarna bitu muda lagi tetapi seperti kecoklatan.

Air Terjun pertama yang menyapa kita adalah satu air terjun dengan beberapa grojogan air kecil dibawahnya dikarenakan airnya yang cukup deras  dan menutup jalan sehingga kita harus melepas sepatu / sandal bila tidak mau basah. Air nya sangat jernih dan tentu saja dingin banget.



 





Dinamakan kedung pedut dikarenakan airnya melimpah karena akan nampak seperti kabut kapas di sekitar air mengalir saking derasnya. Seperti tempat wisata lainnya, di wisata ini juga disediakan tempat - tempat bersantai dari bambu. Jika ingin bermain air, kita juga dapat berenang dibawah air terjun karena terdapat kolam yang lumayan lebar untuk berenang, walaupun tidak terlalu dalam.

Biaya menuju lokasi juga masih sangat terjangkau :
Tiket Masuk wisata : Rp : 3.000, - / orang
Uang Parkir : Rp. 2.000,- / motor, Rp. 5.000,- / mobil

Gak usah jauh - jauh untuk mencari tempat buat rekreasi karena bisa jadi beberapa tempat menarik ada di sekitarmu.